Senin, 13 Juli 2026

Kesan Pertama bertemu Pak Luhut Binsar Pandjaitan


Tidak pernah saya membayangkan bisa duduk tepat di belakang bapak Luhut Binsar Pandjaitan (Ketua Dewan Ekonomi Nasional). beliau ternyata tidak seperti yang saya bayangkan ketika sering melihat di berbagai macam media berita keliatan garang, tapi aslinya mah gak sih.,..hahaha..bisa tertawa dan tersenyum jugam bahkan ramah ketika kita bertanya.

Bapak Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Speaker pada acara Indonesia Summit 2026 yang diselenggarakan oleh IDN & IDN Times dengan mengusung tema "The Next Us : Indonesia's Leap in the Algorithmic Age"

Forum tahunan independent ke-7 ini berfokus membahas pemanfaatan teknologi, kecerdasan buatan (AI), transformasi digital, serta dampaknya bagi masa depan institusi, industri, dan kehidupan generasi muda Indonesia.

lalu sebenarnya apa sih yang beliau paparkan pada acara seminar ini? beliau membahas tentang adopsi  govtech & AI untuk Indonesia lebih baik. Govtech (Government Technology) adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintah untuk mengintegrasikan sistem, menyederhanakan birokrasi, dan memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transfaran dan efisien.

salah satu pemanfaatan AI pada Govtech ini ialah pendataan bansos, yang mana sebelum-sebelumnya dilakukan secara manual dan ternyata banyak tidak tepat sasaran. nah, dengan govtech ini, kita tinggal masukkan NIK nanti akan keluar hasilnya yaitu layak dan tidak layaknya untuk mendapatkan bansos.

Uji coba ini sudah dilakukan di daerah Banyuwangi yang dipaparkan lanngsung oleh ibu bupati banyuwangi. dan hasilnya bisa mengurangi tingkat kesalahan sasaran hingga 20%. Pemerintah juga berharap agar masyarakat bisa mendukung program ini, kita bisa bantu bersama-sama agar govtech ini terus berkembang.

terima kasih pak Luhut penyajian data AI yang disampaikan, saya jadi banyak belajar dan juga kagum dengan beliau. meskipun di usia beliau 78 tahun tapi justru sangat up to date dengan perkembangn dunia, terutama AI. bahkan saya sendiri masih muda, belum terlalu jauh belajarnya,